Memasuki musim hujan, biasanya kita dibikin mati gaya untuk
traveling. Mau ke pantai, cuaca gak mendukung. Nyebrang pulau juga terkendala
sama ombak & cuaca. Hiking ke gunung juga hujan lebat. Lagi-lagi alasannya
soal cuaca. Tapi seperti kata Pak Jonan (Menhub) menyalahkan cuaca berarti
menyalahkan Tuhan. Harusnya gak jadi kendala untuk tetap traveling, hanya
mungkin perlu kita siasati tempat mana yang cocok didatangi ketika musim hujan
begini. Mengeksplorasi tempat wisata di dalam kota juga gak ada salahnya dan
bisa jadi salah satu opsi untuk tetap menyalurkan hasrat jalan-jalan.
Siapa sih di tahun 2015 yang gak pernah denger istilah “selfie”?
salah satu kata yang paling populer sepanjang tahun 2014 lalu. Terlebih
sekarang banyak banget smartphone yang dibekali dengan kamera depan dengan
resolusi tinggi saking melihat kebutuhan konsumen untuk selfie.
Selfie memang bisa dilakukan dimana aja, kalau punya tongsis
bahkan bisa lebih asik lagi! Rasanya gak afdol kalau gak melakukan selfie
apalagi pas lagi liburan. Berbagai tempat baru yang memanjakan mata dan bikin
bahagia hati biasanya jadi lokasi yang asik banget buat melakukan selfie.
Begitu foto selesai diambil, edit-edit dikit terus di-share di media sosial
deh, rasanya puas banget kan? Ayo ngaku aja...
Nah melanjutkan tulisan sebelumnya tentang traveling ke
Malaysia, maka saya mau me-review beberapa zona “wajib selfie" di Malaysia. Mau
tau dimana aja tempat selfie yang asik? Ini ulasan singkatnya:
Ketika bicara traveling ke luar negeri, kadang saya suka ngerasa sebel karena tiket pesawatnya bisa jadi lebih murah dibanding destinasi wisata dalam negeri. Gak heran kalau beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Thailand ataupun Singapura selalu dibanjiri warga Indonesia yang memanfaatkan promo tiket murah dari berbagai maskapai penerbangan.
Sebenernya
tahun ini sama sekali gak ada niat untuk pergi ke luar negeri buat liburan.
Tapi di tanggal 29-30 November 2014 kemarin saya berkesempatan mengunjungi
Kuala Lumpur – Malaysia untuk berlibur. Bagi sebagian orang mungkin liburan ke
Malaysia khususnya KL sudah terlalu mainstream. Bagi saya sendiri, traveler
amatiran Malaysia jadi negara ASEAN pertama yang saya datangi.
Berhubung
ini pengalaman pertama, maka sepanjang perjalanan mulai dari ketibaan di
bandara Internasional Kuala Lumpur hingga sampai hotel saya gak henti-hentinya
mengagumi betapa bersih dan teraturnya negara ini. Padahal jarak tempuh
Jakarta-KL hanya 2 jam penerbangan, tapi pemandangannya sangat berbeda sekali.
*kemudian nasionalisme mulai membara*
