Ada Apa di Penang?

By Riki Rachman Permana - Sunday, February 17, 2019



Pernah mendengar tentang Penang? Tapi bukan Penang Bistro restoran itu yah hehe…

Bagi banyak orang Indonesia, Penang memang bukan destinasi liburan populer jika dibandingkan dengan Kuala Lumpur. Penang lebih dikenal sebagai tempat untuk berobat. Reputasi pelayanan rumah sakit yang baik dan dokter yang terampil di Penang membuat banyak warga kita pergi kesana untuk berobat atau sekedar medical check up.

Lantas apa yang bisa ditawarkan oleh pulau Penang bagi para wisatawan? Awalnya saya pun cukup pesimis dan men-setting pikiran saya agar tidak berekspektasi tinggi-tinggi saat ke Penang. Pulaunya kecil, transportasi mungkin susah dan tidak segemerlap Kuala Lumpur dengan deretan gedung-gedung tingginya.

Kenyataannya saya begitu terpukau dengan banyak hal yang ditawarkan oleh Penang untuk para wisatawan. Mulai dari banyaknya bangunan heritage bernuansa oriental, klenteng dari mulai yang kecil hingga berukuran terbesar se-Malaysia dan tak ketinggalan dong, kulinernya! Yap, benar-benar komplit!


Penang dikenal dengan julukan The Pearl of The Orient. Salah satu negara bagian di Kuala Lumpur yang mayoritas penduduknya memang beretnis Tionghoa, nuansa oriental memang kental terasa di Penang. Terlebih waktu kunjungan saya kesana tidak jauh dengan momen Imlek sehingga banyak ornamen khas Imlek yang menghiasi berbagai sudut jalan di Penang. Nah tempat wisata apa saja sih yang bisa dikunjungi selama di Penang? Ini dia ulasan singkatnya!

Penang Hill


Penang Hill adalah kawasan wisata yang ada di perbukitan Penang, dari Penang Hill kita bisa melihat pemandangan pulau Penang secara jelas, deretan perbukitan dan bangunan-bangunan kotanya. Udaranya cukup sejuk, jadi ingat obyek wisata The Farm House yang ada di Lembang Jawa Barat, suasananya mirip. Yang menarik dari Penang Hill adalah pengalaman naik tram menuju puncaknya. Sensasi naik tram yang menanjak curam menuju puncak jadi to-do-list yang harus kamu coba kalau mampir ke Penang Hill. 



Udaranya sejuk banget
Sayangnya untuk naik tram ini antreannya sangat panjang! Sebaiknya reservasi tiketnya di website di sini. Harga tiketnya beragam, untuk antrean biasa seharga 30 RM per orang, sedangkan untuk Fast Track (ini yang saya pilih karena khawatir antre lama) harganya 80 RM per orang dan ternyata pilihan yang tepat karena ketika kami datang ke sana, antreannya lagi panjangggg banget!
Pemandangan kota Penang 

Mejeng dikit mumpung sepi hehe
Ada wahana gembok cintanya gitu gaesss
Jangan baper yah wkwk


The Top Komtar

Komtar ini adalah sebuah gedung yang awalnya dibangun setinggi 65 lantai yang juga merupakan gedung keenam tertinggi di Malaysia dan berdiri di tengah-tengah kawasan George Town yang diperuntukan buat mall, kawasan bisnis dll. 


Pemandangan kota Penang dari lantai 68 Komtar
Untuk menarik wisatawan, akhirnya dikembangkan tiga lantai tambahan hingga setinggi 68 lantai yang dibuka untuk melihat pemandangan kota Penang 360Nah atraksi yang bisa kita lakukan di sini selain melihat pemandangan Penang adalah berjalan di lantai kaca yang dikenal dengan The Rainbow Skywalk, seru banget! Ada sensasi linu-linu di kaki saat berjalan dan melihat ke bawah dari lantai 68 ini loh pemirsa hehe.
The Rainbow Skywalk
Berani coba berdiri di lantai kaca dari ketinggian lantai 68? hehe
Tempat terbaik menikmati sunset di Penang

Saran buat kamu yang ingin naik ke Komtar adalah datang saat sore menjelang sunset. Oh ya di sini sunsetnya itu sekitar jam 18:30. Menurut saya Komtar ini memang spot terbaik untuk menikmati sunset di Penang. Supaya gak lama antre tiket, saran saya kamu download aplikasi KLOOK dan pesen tiketnya di sana. 

Kek Lok Si



Kuil Buddha terbesar di Malaysia ini berlokasi di Penang, gak jauh dari Penang Hill tapi tetap harus dijangkau dengan kendaraan (gak bisa jalan kaki juga hehe). Untuk menuju Kek Lok Si saya menggunakan Grab Car seharga 6 RM agar tidak lama nunggu bus Rapid. Begitu sampai di gerbang Kek Lok Si memang kesan megah benar-benar terasa. 





Kuilnya besar banget! Udaranya juga sejuk karena ada di kawasan perbukitan. Waktu terbaik untuk mengunjungi Kek Lok Si Temple ini adalah saat sore hari karena semua lampionnya akan menyala dengan indah. Di puncak Kek Lok Si berdiri patung Dewi Kwan Im setinggi 30,2 meter yang terbuat dari perunggu.






Masjid Kapitan Keling



Masjid tertua dan terbesar di Penang ini dibangun sekitar tahun 1800 oleh seorang pemimpin komunitas India Muslim yang disegani saat itu yaitu “kapitan” atau Kapten Cauderr Mohudenn. Konon bahan bangunan yang digunakan untuk membangun masjid ini didatangkan langsung dari India. Bangunannya didominasi oleh nuansa putih.



George Town

George Town adalah kawasan kota tuanya Penang. Di kawasan ini ada banyak sekali bangunan rumah-rumah peninggalan jaman kolonial di Penang, kebanyakan memang bangunan bernuansa oriental. Di tahun 2008, George Town ditetapkan oleh UNESCO sebagai World Cultural Heritage Site.



Selain banyak bangunan yang instagramable, George Town ini kawasan pedestrian friendly, enak banget jalan kaki kesana kesini di George Town. 





Ada banyak mural yang instagram-able
Waktu terbaik menurut saya untuk jalan-jalan eksplorasi kawasan George Town adalah pagi hari atau sore hari saat cuaca sudah tidak begitu panas. Dari Penang ini sebenarnya kita bisa belajar bagaimana tiga budaya yang berbeda membaur dan hidup berdampingan harmonis. Penduduk Melayu, India dan Tionghoa hidup bertetangga. Kuil, Klenteng dan Masjid dibangun berdekatan tapi tidak sama sekali mengganggu kekhusukan dalam beribadah. Kesan yang saya dapat ketika mampir ke Penang ini:
  • Tempat wisatanya seru-seru
  • Makanannya enak-enak, murah dan banyak banget makanan halal
  • Transportasi gampang, naik Grab juga murah apalagi kalau rame-rame
  • Penginapan banyak banget dari mulai hotel sampai hostel dengan harga murah dan nyaman
  • Kotanya rapih dan bersih :)
Nah dua artikel lainnya nanti akan membahas tentang kuliner di Penang dan review tempat saya menginap, nantikan ya! Buat yang butuh itinerary dan rincian biayanya, semoga bermanfaat.

  • Share:

You Might Also Like

1 komentar

Halo, gimana pendapatmu setelah membaca tulisan di atas?